Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, memverifikasi kerusakan rumah warga yang diterjang bencana angin puting beliung sejak awal Januari 2013.
"Rumah rusak karena puting beliung sedang diverifikasi oleh tim, kerusakannya berapa, rusaknya seperti apa," kata Kepala BPBD Tasikmalaya Kundang Sodikin, saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu.
Ia menyebutkan jumlah kerusakan yang dilaporkan sebanyak 600 rumah yang tersebar di Kecamatan Sukarame, Taraju, Salawu, Cigalontang, Karangnunggal, dan Manonjaya.
Jumlah rumah yang rusak itu, menurut dia, tingkat kerusakannya tentu berbeda-beda, sehingga perlu dilakukan verifikasi langsung oleh tim dari BPBD dan dinas terkait agar pemberian bantuannya tepat sasaran.
"Jangan sampai tiga genting yang copot disamakan dengan 30 genting, nantinya disebut tidak adil, makanya perlu diverifikasi sebelum diberikan bantuan," katanya.
Ia mengatakan bantuan yang akan diberikan pemerintah daerah berupa uang stimulan untuk membantu meringankan beban korban saat memperbaiki rumahnya.
Namun bentuk bantuan yang diberikan pemerintah, kata Kundang, bukan hanya berupa uang, bantuan tenaga juga telah dilakukan oleh petugas BPBD dan unsur lainnya untuk membantu memperbaiki kembali rumah warga yang rusak.
"Pemerintah pastinya berupaya memberi bantuan bagi korban bencana, tetapi bantuan itu bukan berupa uang, tetapi tenaga dan makanan juga merupakan bantuan yang sudah dilakukan," katanya.
Sementara itu, selama musim hujan, BPBD Tasikmalaya terus mengimbau masyarakat agar waspada terhadap berbagai ancaman bahaya bencana alam.
Tasikmalaya masuk peringkat kedua setelah Garut sebagai daerah rawan berbagai bencana alam di Jawa Barat seperti longsor, puting beliung, tsunami, banjir dan pergerakan tanah.
"Kita tidak henti-hentinya mengimbau warga untuk selalu waspada, dan BPBD juga terus siaga melakukan langkah antisipasi," katanya.(ant/ ap)
Thursday, 31 January 2013
BPBD Tasikmalaya Verifikasi Kerusakan Topan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment