Sunday, 18 May 2014

Papua - LPMAK Distribusikan Bantuan Ke Kampung Jewa

Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) pada Rabu (14/5) mendistribusikan bantuan pangan dengan total 1.200 kilogram untuk mengatasi kasus kelaparan di kampung jewa, Aroanop, Distrik Tembagapura.

Staf LPMAK, Petrus Mitakda kepada Antara di Timika, Kamis, mengatakan distribusi bantuan ke kampung yang terletak di kawasan pegunungan itu menggunakan dua kali penerbangan helikopter Airfast dari Timika.

Bahan pangan yang dikirim ke Jewa antara lain beras, mi instan, biskuat, gula, minyak goreng dan lainnya.

LPMAK berencana akan mengirim satu kali lagi bantuan ke Jewa dengan total 600 kilogram pada pekan depan.

'Saya sendiri ikut mengantar bantuan ke Jewa. Masyarakat sangat senang. Bahkan seorang kepala suku di Jewa sempat menangis. Memang kondisi di sana sangat memprihatinkan,' tutur Petrus.

Sesuai informasi yang diterima LPMAK dari masyarakat, kasus kelaparan di kampung jewa sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir. Krisis pangan di kampung itu lantaran tingginya curah hujan sejak Januari.

Kebun-kebun milik warga yang ditanami keladi dan umbi-umbian dilaporkan mengalami longsor dan akses jalan setapak dari kampung ke kebun warga juga dilaporkan putus.

Kondisi itu mengakibatkan warga Jewa yang terdiri atas belasan keluarga terpaksa mencari bantuan ke kampung-kampung sekitar seperti ke Kampung Aroanop hingga Banti Tembagapura.

Saat ini hanya tersisa ibu-ibu rumah tangga, anak-anak kecil dan para jompo yang tinggal di kampung karena kaum laki-laki pergi mencari bantuan ke kampung-kampung sekitar.

'Kemarin waktu kami sampai di Jewa hanya ada tiga laki-laki yang datang pikul barang dari helikopter. Barang bantuan ditampung pada tiga rumah sekitar helipad. Selanjutkan akan dibagi merata ke rumah-rumah warga yang letaknya saling berjauhan,' tutur Petrus.

Menurut dia, penerbangan helikopter dari Timika ke Jewa memakan waktu sekitar 20 menit. Adapun jarak kampung jewa ke kampung terdekat yaitu Aroanop memakan waktu perjalan selama satu hari dengan berjalan kaki melintasi gunung-gunung yang terjal, sungai dan ngarai yang dalam serta hutan belantara.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment