umat budha di Ternate, Maluku Utara (Malut), merayakan hari raya Waisak dengan melakukan ibadah ritual puja bakti di Ternate, dengan mengambil tema pengembangan Brama Wiyara untuk mencapai kebahagiaan.
Sekretaris Perwakilan umat budha Indonesia (Walubi) Maluku Utara, Kiswati di Ternate, Kamis mengatakan, perayaan tersebut merupakan salah satu umat besar Budha untuk memperingati tiga peristiwa besar penting di antaranya lahirnya pangeran sidato Umtama mencapai pandangan sempurna dan wafat.
Dalam ritual yang dipimpin Suryanto Halim ini menyatakan hari raya Waisak ini bermakna untuk menciptakan kerukunan internal umat beragama dan antar-umat beragama di Malut.
Menurut dia, Brama Wiyara sendiri terbagi empat sifat terbaik Meta sinta, taruna, Mudita rasa simati, untuk rasa keseimbangan batin.
Untuk Malut sendiri berhubung belum adanya wihara yang permanen sehingga melakukan perayaan tersebut dengan menggunakan Setia, merupakan salah satu tempat ibadah, lebih kecil dibanding dengan Wihara dan itu namanya setia wajra darma ratna ada di jalan Darma Nasution nomor 1 kota Ternate, Ia mengatakan, untuk detik-detik perayaan tersebut telah di lakukan dari pukul 04.00 wit hal tersebut secara serentak seluruh dunia telah merayakan ritual tersebut.
Detik-detik tersebut dalam artian melakukan perenungan untuk mensucikan diri satu tahun ke belakang yang telah terlewati agar menghadapi tahun yang akan datang itu lebih baik.
Hal tersebut merupakan sebuah program tahunan biasanya kita secara serentak melakukan program kerja bakti di makam pahlawan ini merupakan sebuah instruksi nasional dari Dirjen Budha menginstruksikan seluruh umat budha agar memiliki kesadaran untuk menjaga taman makam pahlawan.
Pasalnya, selama ini, terkadang dilalaikan untuk membersihkan nisannya dan mengecet, dengan maksud untuk menghormati arwah arwah leluhur pahlawan yang sudah berjasa terhadap bangsa Indonesia.
'Kalau di kota Ternate sendiri agak terlambat, padahal secara serentak seluruh Indonesia ini di laksanakan pada tanggal 27 April lalu, biasanya dilakukan di Taman Makam Banau,' katanya.
Selain itu, dilakukan program donor darah ini merupakan program tahunan dalam rangka menyongsong,menyambut hari raya Waisak.
Dirinya mengatakan, untuk program donor darah ini dengan maksud untuk membantu antara sesama manusia karena berdana untuk beramal, itu bukan saja dengan uang,tapi wujud dari tenaga baik itu kerja bakti maupun donor darah sendiri merupakan salah satu kesadaran diri untuk beramal itu sendiri.(ant/rd)
No comments:
Post a Comment