Wali Kota Yogyakarta haryadi suyuti meminta pengumuman Ujian Nasional untuk jenjang sma/SMK atau sederajat dapat dilakukan melalui 'website' milik sekolah untuk mengantisipasi konvoi pelajar merayakan kelulusan.
'Dengan diumumkan melalui 'website' masing-masing sekolah, tentu akan mengurangi siswa yang berkumpul untuk melakukan konvoi. Siswa juga tinggal mengakses internet untuk mengetahui isi pengumuman,' kata Haryadi di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, Pemerintah Kota Yogyakarta akan segera mengirimkan surat edaran mengenai mekanisme pengumuman hasil Ujian Nasional SMA/SMK ke seluruh sekolah di Kota Yogyakarta.
'Saya yakin, sekolah di Kota Yogyakarta sudah memiliki website masing-masing. Jika belum, maka sekolah masih punya waktu dua hari untuk membuat website itu,' katanya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Yogyakarta Kombes Slamet Santoso mengatakan, akan meminta sekolah untuk mengimbau seluruh siswa SMA/SMK agar tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor saat merayakan kelulusan.
'Kami imbau agar siswa tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor merayakan kelulusan. Siswa diarahkan untuk melakukan kegiatan lain yang lebih positif dan bermanfaat,' katanya.
Slamet mengatakan, konvoi kendaraan bermotor untuk merayakan kelulusan berpotensi menimbulkan gesekan antar pelajar, selain pada saat yang bersamaan akan digelar ujian sekolah untuk siswa SD.
'Polresta Yogyakarta bahkan sudah membuat daftar pelajar yang menjadi residivis tawuran. Ada lebih dari 100 siswa yang terdata,' katanya.(ant/rd)
No comments:
Post a Comment